Kapasitor

Posted: Oktober 13, 2010 in teknik elektro

Kapasitor adalah komponen yang hanya dapat menyimpan dan memberikan energi yang terbatas yaitu sesuai dengan kapasitasnya, pada dasarnya kepasitor terdiri atas dua keping sejajar yang dipisahkan oleh medium dielektrik. Model matematis kapasitor adalah:

I= C(dV/dt)

I = arus sesaat (ampera)

V = tegangan sesaat (volt)

C = kapasitansi (F)

Sebuah sumber listrik AC mengeluarkan energi listrik dalam bentuk energi “Aktif” (kW) dan energi “Reaktif” (kVAR). Kedua energi diatas membentuk daya total yang disebut dengan daya nyata (kVA). Daya nyata ini merupakan penjumlahan vector dari daya aktif dan reaktif.   Faktor Daya (Cos θ) adalah perbandingan antara daya aktif (kW) dengan daya nyata (kVA) . Sebuah instalasi listrik akan semakin optimum, baik dari segi teknis maupun ekonomis, Jika nilai faktor dayanya mendekati/mencapai nilai 1. Faktor daya kecil dikarenakan oleh beban induktif (motor, trafo dll) pada instalasi listrik, yang akan mengakibatkan terjadi rugi-rugi listrik. Untuk memperbaiki faktor daya sehingga rugi-rugi bisa dikurangi, salah satunya menggunakan aplikasi Kapasitor. Kapasitor yang dipasang merupakan sumber energi reaktif dan sistem ini sebagai Kompensasi energi Reaktif

Selain itu pemasangan pemasangan kapasitor akan mengurangi rugi-rugi dan memberikan keuntungan sebagai berikut :

  • Meningkatkan daya yang tersedia pada Trafo
  • Optimasi Jaringan :

* Optimasi biaya : Ukuran kabel diperkecil

* Penurunan Drop Voltage

* Peningkatan kemampuan Jaringan dalam menyalurkan daya

Mengurangi naiknya arus/suhu pada kabel sehingga mengurangi rugi-rugi

Komentar
  1. AfriE mengatakan:

    Oh itu ya fungsi kapasitor, saya baru tau bsa seperti travo ya. Nah waktu itu kipas saya rusak, saya ganti aja kapasitornya alhamdulillah caspleng lagi hehe.. Bro saya pengen belajar baca Multi tester bisakah di buatkan tutorialnya dalam postingan selanjutnya. Thanks

    • gilangmanyun mengatakan:

      Y mas,.itu fungsi dari kapasitor,.mav meluruskan sedikit,.fungsi kapasitor tidak sama dengan trafo,.Mungkin yang mas maksud,.kapasitor dengan trafo sama2 menaikan,.akan tetapi jika trafo itu menaikan/menurunkan tegangan/arus.Sedangkan Kapasitor ialah menstabilkan faktor daya yang sering terjadi untuk mendekati nilai 1 (0,99) sedangkan standard yang biasa terjadi faktor daya 0,85 dimaksud untuk memperkecil daya reaktif(daya yang terbuang)

      Ok,.mungkin kipas mas sering panas y,.oleh karena itu membuat kinerja trafo jg tidak stabil,.terima kasih dah mengunjungi blog ini. . . ok nanti saya posting

  2. AfriE mengatakan:

    Iya sih kipasnya cepet panas, saya cek kapasitornya gosong jd di ganti. .. Salam aja dr anak mesin yg pengen belajar elektro, di tunggu posting multitesternya:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s